11 Tips Cerdas Membeli Apartemen yang Perlu Anda Ketahui

investasi properti
Ingin Investasi Properti? Ini Kriteria Hunian yang Wajib Anda Incar
06/03/2017
desain interior apartemen
Desain Interior: 10 Tips Cerdas Cara Desain Apartemen Studio
08/03/2017

11 Tips Cerdas Membeli Apartemen yang Perlu Anda Ketahui

tips membeli apartemen

Bagi sebagian warga yang bekerja di Jakarta membeli apartemen merupakan sebuah pilihan. Karena tanah merupakan hal yang sangat langka dan mahal, selain itu macetnya jalanan Jakarta membuat perjalanan menuju kantor menjadi sangat lama.

Pembangunan apartemen memang sedang booming di Jakarta, bahkan saat ini pembangunan apartemen sudah mulai merambah ke daerah sekitar Jakarta seperti Ciputat, Serpong, Sentul dan Bogor.

Dengan beragam fasilitas yang ditawarkan, tak heran, penjualan apartemen pun semakin laris. Tapi, jangan sampai Anda terjebak beli apartemen hanya karena satu kelebihan yang ditawarkan oleh developer-nya. Agar Anda tidak salah memilih apartemen, simak tips membeli apartemen berikut ini!

11 Tips membeli Apartemen Terbaik

1. Pelajari Rekam Jejak Developer

Jika Anda membeli sebuah apartemen, Anda 100% bergantung pada developer. Banyak kasus bangunan apartemen yang ditinggal terlantar karena developer bermasalah. Anda dapat mencari tahu kredibilitas developer dari Asosiasi Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Seluruh Indonesia (APERSSI).

2. Sertifikat Bangunan

Jangan lupa mengenai sertifikat seperti Hak Guna Bangunan (HGB) yangd dimiliki oleh developer, surat izin prinsip, surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Surat Izin Penggunaan Peruntukkan Tanah (SIPPT). Jangan lupa cek juga sertifikat yang nantinya akan Anda terima yaitu Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun (SHSRS).

3. Lokasi

lokasi apartemen

Tips membeli apartemen lainnya yaitu, sebelum beli apartemen sebaiknya Anda melakukan survei lokasi terlebih dahulu untuk menentukan agar letak apartemen Anda tidak terlalu jauh dengan tempat kerja, selain itu perhatikan juga akses jalan, akses kereta api dan kemudahan kendaraan umum menuju kesana.

Jika Anda membutuhkan hunian yang tenang, maka sebisa mungkin jauhi apartemen yang dekat dengan cafe, bar, diskotik, tempat-tempat hiburan yang menyediakan live music atau executive lounge.

Mempertimbangkan faktor lokasi merupakan hal yang mutlak bila Anda menginginkan keuntungan. Bagi developer, memilih lokasi apartemen haruslah memiliki penilaian sunrise property. Kategori sunrise property cukup beragam. Ada yang menganggap lokasi sunrise property dekat dengan pembangunan infrastruktur.

Sunrise Property itu adalah property yang berada di kawasan yang akan bersinar atau berkembang untuk 5 tahun mendatang. Harga property di kawasan sunrise property akan terus naik seiring dengan pengembangan kawasan.

Kawasan berkembang karena ada pembangunan fasilitas-fasilitas umum, terutama infrastruktur seperti jalan utama, jalan tol dan dibangunnya moda transportasi umum seperti Light Rail Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT) dan Elevated Busway.

Contoh untuk kawasan Sunrise Property adalah kawasan Sentul Bogor. Karena sebentar lagi di kawasan ini akan dibangun moda transportasi umum LRT. Hal ini akan menyebabkan kawasan di sepanjang jalan LRT akan naik tajam. Karena akan banyak orang yang bekerja di pusat kota akan memanfaatkan moda ini mengingat moda ini bisa menjamin kenyamanan dan ketepatan waktu dalam perjalanan.

4. Kenali Fasilitas Pendukung

Kenali fasilitas-fasilitas umum disekitar tempat Anda tinggal,contoh stasiun LRT, halte bus, rumah sakit, kantor polisi, sekolah, kampus, minimarket, pusat perbelanjaan, dan pusat perkantoran.

5. Perhatikan Usia Bangunan

Pertimbangkan juga usia bangunan yang akan menjadi apartemen Anda. Jika Anda beli apartemen second, disarankan agar tidak memilih apartemen yang bangunannya sudah terlalu tua, karena bangunan tua memerlukan biaya perawatan yang lebih banyak.

6. Carilah Apartemen yang Sesuai dengan Kebutuhan

Ada 3 jenis apartemen yaitu unfurnished (tidak ada furniture sama sekali), semi furnished (sebagian ada furniture) dan full furnished (bangunan sudah siap di tempati).

Selain itu ada juga pertimbangan apartemen dari segi ukuran mulai dari studio 22 m2, 1 kamar tidur 34 m2 dan dua kamar tidur 39 m2.

Carilah tipe apartemen yang sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan. Jangan hanya karena mempertimbangkan gengsi mengakibatkan keuangan Anda malah menjadi tidak sehat.

7. Faktor Keamanan

Perhatikan kemananan di sekitar lingkungan apartemen, apakah terdapat CCTV dan security yang beroperasi 24 jam.

8. Fasilitas Parkir

tips membeli apartemen

Cari tahu apakah ada lahan parkir khusus untuk penghuni. Berapa banyak lahan parkir yang disediakan. Jika Anda memiliki mobil, apakah memerlukan biaya tambahan untuk parkir.

9. Ketahui biaya-biayanya

Cari informasi dari pihak developer, mulai dari harga, fasilitas apartemen, biaya bulanan atau perkiraan management fee, pajak dan biaya lainnya serta manfaat dari apartemen tersebut.

Setelah Anda mencari tahu, maka Anda perlu mengecek apa yang dikatakan developer. Caranya mudah lihat saja bangunan yang pernah dibangun sebelumnya atau tanya ke agen properti.

10. Cara Pembelian Apartemen

Ada dua cara membeli apartemen, yaitu secara cash (pembelian tunai) atau secara kredit (Kredit Pemilikan Apartemen – KPA).

11. Pikirkan Operasional Harian

Salah satu perbedaan tinggal di apartemen dan di rumah biasa adalah mengenai biaya operasional harian. Mulai dari adanya tambahan biaya laundry (karena tidak ada ruang jemur), biaya untuk beli air minum, gas, gangguan sinyal telepon, permasalahan internet, surat hanya dikirimkan sampai dengan mail box dan risiko jika terjadi kebakaran atau gempa bumi.

Oleh karena itu pastikan dimana letak tangga darurat dan pastikan tangga tersebut memiliki pintu keluar, tidak ditutup mati oleh teralis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *