Desain Interior: 10 Tips Cerdas Cara Desain Apartemen Studio

tips membeli apartemen
11 Tips Cerdas Membeli Apartemen yang Perlu Anda Ketahui
07/03/2017
rak buku
Pilih Furniture Apartemen Minimalis untuk Menghemat Ruangan Anda
09/03/2017

Desain Interior: 10 Tips Cerdas Cara Desain Apartemen Studio

desain interior apartemen

Hunian vertikal semakin hari semakin menjamur di pusat bahkan pinggiran kota. Dibanderol dengan harga bervariatif, Anda leluasa memilih unit sesuai dengan kebutuhan. Diantara beberapa tipe yang ditawarkan, apartemen studio memang masih menjadi primadona bagi masyarakat yang membutuhkan hunian di tengah kota. Selain harganya terjangkau, juga sangat cocok bagi kaum urban bergaya hidup praktis.

Mengusung konsep sama, yaitu satu ruang dengan luasan berkisar 20 hingga 26 meter persegi. Bila memiliki ruang terbatas, setiap keputusan desain sangatlah penting. Meskipun begitu, Anda bebas mengkreasikan ide untuk membuat ruangan lebih nyaman dan fungsional.

Anda hanya perlu fokus mengisi hunian dengan barang-barang sesuai dengan kebutuhan. Apabila tidak mempunyai waktu untuk desain interior apartemen sendiri, Anda bisa memakai jasa desain interior apartemen.

Dikutip dari Fresh Home, perhatikan 10 hal berikut ketika mendesain apartemen studio.

1. Pemisah Ruangan

pemisah ruangan apartemen studio

Image: Brit.co

Pada kesan pertama, sebuah apartemen tipe studio mungkin akan terlihat seperti konsep ruang terbuka, karena tidak terdapat pemisah ruangan (kecuali pada toilet). Dengan minimnya area yang ada, mengharuskan kita untuk cerdas dan kreatif dalam mendekorasi, terutama pada pemisah ruangan.

Namun, jika desain interior apartemen tidak dilakukan dengan benar, bisa jadi tak enak dipandang mata dan terkesan berantakan. Pikirkan terlebih dulu untuk menentukan area terpisah dan memberikan tujuan pada masing-masing area tertentu.

Penggunaan tirai atau partisi kaca sebagai pembatas merupakan cara praktis untuk memisahkan -bukan membagi- ruang di apartemen minimalis. Anda bisa menempatkannya antara kamar tidur dan ruang tamu. Selain itu, bisa juga menempatkan lemari antara dapur dan area makan untuk penyimpanan ekstra.

Jika Anda memiliki hobi, jangan takut untuk mengaplikasikannya sebagai bagian dekorasi apartemen sekaligus menunjukkan pribadi Anda. Misalnya, menempatkan rak sepeda di dalam ruangan. Sepeda tersebut akan meninggalkan kesan seperti bagian internal ruangan bukan hanya disimpan. Atau, gunakan tanaman indoor untuk menandakan perubahan dalam penggunaan area.

2. Gunakan Furnitur Multifungsi

Ketika berhadapan dengan ruangan kecil, maka setiap incinya sangat penting. Buatlah sebagian besar ruangan “berinvestasi” dalam furnitur yang akan melakukan tugas ganda. Kamar tidur adalah area sempurna untuk memiliki furnitur multifungsi.

Pertimbangkan memiliki tempat tidur beroda yang bisa dilipat ke sofa ketika menonton TV, atau meja makan yang terpasang langsung dengan dinding akan memudahkan Anda saat menjamu tamu.

Apapun barang yang dipilih, pastikan sesuai dengan ukuran ruangan. Furnitur tebal / besar akan membuat ruang tamu terlihat sempit.

3. Maksimalkan Area Tak Terpakai

Perhatikan kembali hunian Anda dan identifikasi “ruang mati” atau ruangan tidak memiliki fungsi khusus. Pikirkan tentang sudut tak terpakai dan dinding kosong. Lalu, cobalah untuk memaksimalkannya agar mendapatkan fungsi yang berguna.

Misalnya menempatkan beberapa keranjang piring di atas kulkas atau menambahkan sebuah perabotan multifungsi seperti sofa yang di bawahnya dapat dimanfaatkan sebagai laci / lemari kecil untuk menyimpan barang-barang.

4. Gunakan Penyimpanan Vertikal

Tempat penyimpanan berbentuk vertikal atau horizontal sangat cocok bagi apartemen tipe studio karena dapat membantu memaksimalkan area sempit. Misalnya, menempatkan dua rak buku tampilan built-in pada kedua sisi pintu.

Selain itu, manfaatkan juga dinding kosong sebagai tempat persembunyian furnitur lipat. Seperti meja makan atau kasur lipat.

5. Pilih Warna Palet

warna palet untuk apartemen type studio

Image: Dona Rosene Interiors

Untuk pencahayaan interior apartemen studio sebaiknya pilihlah warna-warna ringan. Sementara, warna gelap memiliki kecenderungan membuat ruangan terlihat lebih kecil. Coba gunakan tiga warna palet yang tepat untuk desain interior apartemen type studio Anda. Kemudian, tambahkan satu aksen warna gelap agar tetap menarik secara visual.

6. Tambahkan Kesan Lengkung

tambahkan furnitur lengkung

Image: Nick Noyes Architecture

Karena sebagian besar apartemen studio cenderung berbentuk kotak, Anda dapat memanfaatkan perabotan agar memberikan kesan lengkung. Menurut konsultan ruangan-kecil, Libby Langdon, agar tak terlihat monoton, tambahkan furnitur berkelok (misalnya meja makan bulat atau sofa dengan sisi miring).

Setelah menemukan bentuk yang sesuai kebutuhan, pastikan menggunakan bentuk yang sama pada aksesoris lain. Daripada memilih cermin kamar mandi dalam bentuk polos, cobalah cermin berbentuk bulat.

7. Pilih Furnitur dengan Ukuran Pas

Menurut ahli desain interior, Abbe Fenimore, penggunaan skala furnitur yang salah di apartemen studio atau ruang-ruang kecil merupakan kesalahan terbesar. Jangan gunakan ukuran furnitur terlalu kecil atau terlalu besar, karena akan membuat ruangan terlihat lebih kecil dari ukuran sebenarnya. Hindari kesesakan ruang akibat terlalu banyak furnitur.

8. Cobalah Membuat Aksen Dinding

buatlah aksen dinding apartemen minimalis

Image: Courtesy of Wendy Labrum

Interior apartemen minimalis Anda akan terasa lebih menarik jika dinding dicat satu warna terpadu. Karena tipe studio merupakan satu ruangan, hal ini memudahkan untuk penambahan lapisan warna dan tekstur masing-masing area. Anda bisa menambahkan sesuatu eye-catching di dinding, seperti karya seni berbingkai.

9. Ilusi Mata dengan Cermin

Memasang cermin di apartemen merupakan solusi cerdas agar memberikan ilusi ruangan lebih besar. Selain itu, penggunaan cermin juga membawa manfaat lainnya, yaitu membuat ruangan lebih cerah dan hidup dengan adanya pantulan cahaya. Anda bisa menggunakan cermin berukuran besar yang ditempel di dinding. Secara langsung, ini akan memberi kesan bahwa ruangan tersebut adalah ruangan yang besar.

10. Rapikan Apartemen Secara Teratur

Ini yang paling penting! Ketika Anda berdiam di tempat yang sama untuk beberapa waktu, pastinya tempat tersebut akan terlihat berantakan. Rapikan apartemen secara berkala untuk mengakumulasi kekacauan itu. Apabila hunian Anda berantakan akan lebih jelas terlihat karena ruangan lebih sempit.

Untuk itu, cobalah membuat jadwal kebersihan tiga kali sehari atau setidaknya seminggu sekali sebelum beraktifitas. Hal itu akan memudahkan Anda dalam menyelesaikan pekerjaan rumah.

Tinggal disebuah hunian kecil tidak berarti harus menyampingkan desain interior apartemen demi fungsi. Sebaliknya, Anda harus mencoba untuk menyeimbangkan antara dua fokus tersebut. Beberapa tips di atas dapat diaplikasikan pada apartemen minimalis Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *